Bukan Musibah Tapi Berkah

Motivasi | 8 May 2019

Dari Sang Maha Pencipta
Ada seorang Pria yg buta huruf bekerja sebagai penjaga sekolah.
Sudah ± 20 tahun dia bekerja disana. Suatu hari kepala sekolah itu digantikan dan menerapkan aturan baru.
Semua pekerja harus bisa membaca & menulis, maka penjaga yg buta huruf itu terpaksa tidak bisa bekerja lagi.

Awalnya dia sangat sedih. Dia tidak berani langsung pulang ke rumah & memberitahukan istrinya. Dia berjalan pelan menelusuri jalanan.

Sang penjaga mulai berdoa kepada Sang Maha Pencipta. Dia percaya Sang Maha Pencipta yang mengatur semua hidup dan kehidupannya.

Akhirnya si penjaga sekolah mengundurkan diri dari sekolah tersebut. Ia membuka kios selepas keluar dari sekolah tersebut. Atas pertolongan Sang Maha Pencipta usahanya sukses, dari 1 kios sampai jadi beberapa kios. Kini dia jadi seorang Pengusaha yang sukses dan kaya.

Suatu hari dia pergi ke BANK untuk membuka rekening, namun karena buta huruf, dia tidak bisa mengisi formulir dan karyawan Bank yang membantunya.

Karyawan Bank berkata "Wah, Bapak buta huruf saja bisa punya uang sebanyak ini, apalagi kalau bisa membaca & menulis, pasti lebih kaya lagi"
Dengan tersenyum Bapak tersebut berkata "Kalau saya bisa membaca & menulis, saya pasti masih menjadi penjaga sekolah Nak".

Ternyata, sering kali kita lupa pada saat kita sedang tertimpa musibah kita sering stress dan merasa tidak mampu menjalani kehidupan lagi bahkan lupa ada Sang Maha Pencipta, malah seringnya kita fokus pada musibah tersebut. .
Padahal itu salah. Musibah tidak akan berlalu begitu saja, kita harus sadar ada Sang Maha Pencipta dalam hidup kita, tidak ada hal yang ingin Sang Maha Pencipta berikan selain kebaikan. Pada saat kita tertimpa musibah, sebenarnya Sang Maha Pencipta sedang menyelamatkan diri kita dari nasib buruk yang tidak kita sadari selama ini. Jangan mudah menyerah dalam menjalani hidup dan selalu berprasangka baik kepada Sang Maha Pencipta.

Salam hallo arif, Salam termotivasi 👌